Halo semuanya
Ilmu hari ini yang ingin saya bagi adalah mengenal mikrokontroler PSoC. Dari berbagai mikrokontroler, saya baru pernah menggunakan 2 jenis mikrokontroler yaitu arduino dan PSoC. Keduanya merupakan open source, untuk mendapatkan console nya pun dapat dengan mudah diunduh. Arduino sudah banyak yang melakukan review, panduan, maupun tutorial. Disini saya ingin berbagi mengenai PSoC yang tidak banyak digunakan namun kemampuannya jangan diragukan lagi.
PSoC hingga saat ini telah melewati 6 generasi, saya akan mengulas penggunaan PSoC 5 yang pada saat ini sering saya gunakan terutama untuk skripsi. Terdapat perbedaan diantara generasi dari masing - masing PSoC tentunya, perbedaan paling mencolok dari PSoC 4 ke PSoC 5 adalah kemudahan dalam melakukan downloader, karena tanpa memerlukan program dan komponen tambahan berupa bootloader. Oke itu sekilas mengenai perbedaan PSoC 5 dan PSoC 4.
Berikut link untuk mendownload PSoC Creator
http://www.cypress.com/products/psoc-creator-integrated-design-environment-ide
PSoC 5 merupakan mikrokontroler yang cukup lengkap didalam satu kit yang tersedia. Disini saya menggunakan PSoC 5 seri CY8C58LP, lengkapnya CY8C5888LTI-LP097. Terdapat banyak fitur yang disediakan oleh cypress dalam 1 komponen PSoC tersebut. Beberapa fitur yang terdapat dalam PSoC 5 adalah ADC (resolusi 8 - 20 bit), DAC 8 bit, op amp, digital filter, komparator, dll. Untuk lebih lengkapnya dapat dilihat dalam datasheet yang ada pada link berikut ini.
http://www.cypress.com/file/45906/download
Melihat dari segi kelengkapan, PSoC sangat mumpuni digunakan dalam pembuatan prototype maupun alat jadi yang membutuhkan banyak kelengkapan komponen. Selanjutnya saya akan membahas mengenai dasar penggunaan PSoC 5 CY8C5888LTI-LP097.
Sebelum penggunaan PSoC tersebut, ada lebih baiknya update firmware terlebih dahulu, caranya?
1. Buka aplikasi PSoC Programmer dan hubungkan PSoC
Paling mudah untuk menemukan aplikasi tersebut, dengan menggunakan fasilitas search yang ada pada windows. Pastikan PSoC telah terpasang dan mampu terbaca oleh PC yang digunakan. Setelah itu pastikan aplikasi PSoC Progammer mampu membaca PSoC dengan seri yang sama dengan yang digunakan. Klik connect pada icon bewarna biru sebelah kanan tulisan "Port Selection".
2. Klik menu utilities di samping kanan icon connect, kemudian klik sub menu Upgrade Firmware. Selanjutnya klik icon disconnect.
Fungsi upgrade firmware adalah untuk memaksimalkan fungsi PSoC. Dengan menggunakan firmware terbaru, maka semua pin yang ada pada PSoC dapat digunakan. Serta ada beberapa konfigurasi pin baru dengan menggunakan firmware terbaru.
Selanjutnya, kita akan masuk inti dari dasar penggunaan PSoC melalui aplikasi PSoC Creator. Buka aplikasi PSoC Creator terlebih dahulu, disini saya menggunakan versi PSoC Creator 4.1. Berdasarkan pengalaman, PSoC Creator 4.1 lebih berat dibandingkan versi 3.3 atau sebelumnya. Jadi untuk PC yang kurang mumpuni, bisa menggunakan versi yang lebih lama.
*catatan meskipun PSoC tidak banyak yang menggunakan, cypress sendiri telah menyediakan contoh program yang bisa dibuka melalui File -> Code Example, kemudian pilih contoh program yang ingin digunakan, dengan memilih sesuai versi PSoC yang digunakan tentunya
Untuk memulai proyek baru, dapat dilakukan dengan cara
1. Buka PSoC Creator
2. Klik menu File -> New -> Project
pilih tager device, dan pilih sesuai seri yang digunakan. kemudian klik next, klik empty schematic dan next. Beri nama dan pilih lokasi penyimpanan data proyek tersebut kemudian finish
3. Tampilan workspace PSoC Creator
Sedikit saya jelaskan mengenai tampilan kerja keseluruhan dari PSoC Creator setelah membuat file baru. Dengan keterangan sebagai berikut
A. Icon berisikan eksekusi terdapat build dan download program ke PSoC
B. Workspace Explore
Berisikan file proyek yang dapat digabungkan dalam 1 workspace. Mudahnya workspace itu seperti folder, sedangkan proyek merupakan dokumen yang berada daalm folder workspace tersebut. Didalam proyek terdapat menu - menu tempat pengaturan program berlangsung.
C. Ruang kerja dari PSoC creator
D. Component Catalog
Daftar komponen yang dapat digunakan dalam pemrograman PSoC
Selanjutnya, sekaligus mengenal cara melakukan pemrograman pada PSoC Creator, saya akan memberikan contoh 1 proyek sederhana untuk memudahkan pemahaman penggunaan. Proyek tersebut adalah pembacaan tegangan menggunakan ADC yang nilainya akan ditampilkan pada LCD Character
4. Masukkan komponen yang akan digunakan
Pada jendela TopDesign.cysch dapat dimasukkan komponen yang akan digunakan pada proyek yang akan dibuat. Caranya
- memilih komponen yang akan digunakan pada component catalog, dapat dengan melakukan search pada kolom yang tersedia
- seret komponen pada ruang kerja TopDesign tersebut
- klik w untuk membuat wiring atau menghubungkan dari satu komponen ke komponen yang lain
- klik 2x pada komponen untuk melakukan konfigurasi pada komponen yang akan digunakan
Disini saya menggunakan 3 komponen yaitu pin analog, ADC Delta Sigma, dan LCD. Dengan konfigurasi yang saya atur pada ADC hanya pada sub menu common, seperti pada gambar berikut
Setelah selesai komponen dimasukkan dan pengaturan komponen dilakukan, selanjutnya klik icon Build untuk menjalankan program pada TopDesign.
5. Memasukkan konfigurasi PIN
Konfigurasi Pin dilakukan untuk menentukan pin yang akan digunakan dalam proyek tersebut sesuai dengan kebutuhan. Langkahnya adalah
- Klik submenu pin pada workspace
- atur pin yang akan digunakan, jendela terdapat pada bagian kanan
Bila telah menggunakan firmware terbaru, maka konfigurasi pin LCD akan otomatis terisi pada pin P2 [6:0], untuk pin input dapat digunakan pin yang lain. Setelah konfigurasi pin dilakukan, klik Build lagi.
6. Membuat kode program untuk esekusi
Langkah terakhir adalah membuat kode program yang akan menjalankan fungsi dari setiap komponen dan fungsi lain yang dapat ditanamkan dalam proyek itu sendiri. Langkahnya adalah
- Klik submenu main.c
- Isikan kode program dalam ruang kerja tersebut.
Berikut ini sekaligus saya lampirkan program yang saya gunakan pada proyek ADC dan menampilkan pada LCD character 2x12 char
#include "project.h"
int main(void)
{
CyGlobalIntEnable; /* Enable global interrupts. */
/* Place your initialization/startup code here (e.g. MyInst_Start()) */
int16 adc, volt;
ADC_Start();
ADC_StartConvert();
LCD_Start();
LCD_ClearDisplay();
for(;;)
{
/* Place your application code here. */
if (ADC_IsEndConversion(ADC_RETURN_STATUS))
{
adc = ADC_GetResult16();
volt = ADC_CountsTo_mVolts(adc);
}
LCD_Position(0,0);
LCD_PrintString("ADC");
LCD_Position(0,7);
LCD_PrintString("Volt");
LCD_Position(1,0);
LCD_PrintNumber(adc);
LCD_Position(1,7);
LCD_PrintNumber(volt);
}
}
/* [] END OF FILE */
Setelah kode program dimasukkan, selanjutnya klik icon Build.
7. Unduh program ke PSoC
Langkah terakhir yang dapat dilakukan untuk menggunakan PSoC adalah mengunduh program dari PSoC Creator menuju PSoC yang digunakan. Dengan cara klik icon Program yang terdapat dalam 1 deret icon Build.
Selanjutnya proyek siap dilakukan eksekusi sesuai dengan fungsinya, selamat mencoba :)
Komentar
Posting Komentar